Cara Mudah Blokir Website

Karyawan sering membelot dari pekerjaan, anak – anak malas belajar, atau remaja cacat moral itu sudah sering terjadi. Beberapa penyebabnya adalah keASIKan bermain sosial media dan akses website yang mengandung konten negatif.

Amankan komputer teman dari Website / situs negatif yang berpengaruh buruk tersebut. Tidak perlu menyewa ahli IT atau ahli komputer untuk melakukannya. Teman sendiri bisa dengan mudah meblokir website kurang berguna hanya dengan satu langkah saja. Tapi trik ini sangat efektif karena website yang diblokir tidak akan bisa dibuka di browser manapun dari komputer Anda.

Rahasia trik blokir website ini terletak pada file hosts dalam windows. File hosts ini juga digunakan dalam proses TCP/IP pada sistem operasi Windows. File hosts ini merupakan alat pemetaan alamat IP terhadap nama hostnya. Sehingga dapat dimengerti kenapa hanya dengan satu trik ini semua browser tidak akan bisa membuka website yang diblok, karena sistem windows langsung yang mencegahnya. Ingin mencoba? Silahkan ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka Windows Explorer atau tekan tombol kombinasi shortcut “Start + E”.
  2. Cari folder “etc” dengan urutan lokasi berikut:

                 “C:\Windows\System32\drivers\etc”

  1. Buka file hosts dengan notepad, klik kanan dan Open with -> pilih Notepad.
  2. Tambahkan alamat IP dan nama domain situs yang ingin diblokir kemudian tambahkan nama domain website yang ingin diblok sebanyak yang dibutuhkan, IP 127.0.0.1 tidak perlu dirubah. Tekan enter untuk setiap nama domain dan pisahkan IP dengan nama domainnya minimal satu spasi. seperti contoh di bawah ini :

Host File

  1. Jangan lupa save file hosts yang sudah ditambahkan kode di atas.
  2. Pada beberapa kasus, file hosts ini tidak mau disave dan selalu muncul peringatan. Solusinya copy file hosts ke folder lainterlebih dahulu.
  3. Buka file hosts yang sudah dicopy tadi, dan baru edit dan tambahkan dengan daftar situs yang diblok seperti contoh di atas.
  4. Setelah selesai copy file hosts ini dan paste di lokasi asalnya (folder etc tadi).
  5. Ketika ada peringatan replace, replace saja dan selesai.
  6. Jangan lupa restart komputer untuk melihat hasilnya.

Selamat mencoba !!

 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *